Tata Tertib

 Home/ Tata Tertib

TATA TERTIB PESERTA DIDIK
SMK PGRI 20 JAKARTA
TAHUN PELAJARAN 2016/2017

1. PENDAHULUAN
1.1. Tata tertib peserta didik SMK PGRI 20 Jakarta disusun demi tercapainya visi, misi dan tujuan sekolah
1.2. Tata tertib peserta didik adalah ketentuan-ketentuan yang mengatur tata kehidupan paserta didik selama sekolah di SMK PGRI 20 Jakarta
1.3. Tata tertib ini berisi hak, kewajiban, larangan dan sanksi bagi peserta didik SMK PGRI 20 Jakarta
1.4. Tata tertib ini di susun oleh manajemen sekolah

2. HAK
2.1. Peserta didik berhak mendapat pelayanan pengajaran dengan baik dan layanan bidang akademik sesuai dengan Kompetensi Keahlian yang dipilihnya
2.2. Peserta didik berhak menggunakan fasilitas sekolah untuk kepentingan belajar dengan penuh rasa tanggung jawab dan sesuai ketentuan sekolah
2.3. Peserta didik berhak ikut serta dalam kegiatan organisasi kesiswaan SMK PGRI 20 Jakarta
2.4. Peserta didik berhak mendapatkan penghargaan jika memperoleh prestasi akademik dan non akademik
2.5. Setiap orangtua/wali peserta didik berhak konsultasi kepada sekolah melalui wali kelas/BP/Kesiswaan mengenai perkembangan kemajuan belajar atau permasalahan putra/putrinya

3. KEWAJIBAN
3.1. Peserta didik wajib hadir di sekolah 15 menit sebelum bel berbunyi atau selambat-lambatnya pada bel jam pertama dibunyikan
3.2. Peserta didik wajib memakai seragam :
a. Senin, Selasa, Jum’at & Sabtu : Celana abu-abu, baju putih dan berdasi
b. Rabu : Celana coklat dan baju pramuka
c. Kamis : Celana coklat dan baju batik
d. Ikat pinggang berlogo SMK PGRI 20 Jakarta dan sepatu berwarna hitam
e. Olahraga pada saat olahraga dan werpak pada saat praktik
3.3. Peserta didik wajib menjaga ketertiban umum serta berusaha selalu menjunjung tinggi nama baik sekolah
3.4. Peserta didik wajib hadir dan mengikuti Kegiatan Belajar Mengajar serta memenuhi komulatif kehadiran minimal 90% dari jumlah hari efektif dalam satu tahun kalender pendidikan sekolah
3.5. Peserta didik yang tidak masuk sekolah (absen) karena suatu hal wajib menunjukkan keterangan yang sah/benar dari orangtua / wali
3.6. Peserta didik yang pulang karena sakit atau ada urusan penting dengan keluarga wajib meminta surat izin dari guru piket dan diketahui guru pengajarnya
3.7. Peserta didik wajib menjaga terlaksananya 7K (keamanan, kebersihan, kesehatan, ketertiban, kerindangan, kekeluargaan, dan keindahan) di sekolah
3.8. Peserta didik wajib mengikuti upacara bendera setiap hari Senin atau hari-hari besar nasional lainnya sesuai jadwal / ketentuan
3.9. Peserta didik wajib menegakkan disiplin dan sopan santun terhadap orang tua, guru, karyawan sekolah dan sesama teman dengan mengedepankan budaya 5S (Senyum, Salam, Sapa, Sopan dan Santun)
3.10. Peserta didik wajib menyelesaikan masalah administrasi (iuran rutin bulanan) selambat-lambatnya tanggal 10 dari setiap bulan yang bersangkutan

4. LARANGAN DAN SANKSI
4.1. Peserta didik dilarang bergerombol di luar lingkungan sekolah yang dapat mengganggu kepentingan/ketentraman umum baik sebelum masuk maupun saat pulang sekolah, jika melanggar akan di suruh masuk bagi peserta didik yang akan masuk dan disuruh pulang bagi peserta didik yang akan pulang oleh petugas piket/satpam
4.2. Peserta didik dilarang memakai jaket, switer, topi, kaos, sandal, sepatu sandal, baju ketat, celana ketat, celana cingkrang atau celana yang sangat besar di dalam lingkungan sekolah, jika melanggar maka akan di ambil dan tidak dikembalikan
4.3. Peserta didik dilarang membolos/ meninggalkan pelajaran tanpa izin dari guru piket
4.4. Peserta didik dilarang mengambil atau mencuri barang, alat, bahan dan uang milik sekolah, guru, temannya atau milik orang lain, bagi yang melanggar akan dikeluarkan dari sekolah
4.5. Peserta didik dilarang membawa buku, gambar-gambar, majalah, koran, spidol, stabilo, tip-ex, kaset/cd, rokok, korek, cincin, gelang, kalung, sabuk yang berkepala besar dan lain-lain yang tidak ada hubungannya dengan pelajaran, bagi yang melanggar akan diambil dan tidak dikembalikan
4.6. Peserta didik dilarang menggunakan/mengedarkan/menyimpan narkotika dan obat-obatan terlarang lainnya, bagi yang melanggar akan dikeluarkan dari sekolah
4.7. Peserta didik dilarang palak memalak dengan cara paksa sesama teman maupun orang lain, bagi yang melanggar akan di beri sanksi sampai dikeluarkan dari sekolah
4.8. Peserta didik dilarang merokok atau berjudi di sekolah, bagi yang melanggar akan di beri sanksi sampai dikeluarkan dari sekolah
4.9. Peserta didik dilarang berambut gondrong atau mewarnai rambut, bagi yang melanggar akan di potong rambutnya tanpa pemberitahuan terlebih dahulu
4.10. Peserta didik dilarang terlibat tawuran, apabila terbukti terlibat tawuran maka akan diberikan sanksi sampai dikeluarkan dari sekolah
4.11. Peserta didik dilarang merusak fasilitas barang milik sekolah, guru, karyawan, maupun milik temannya, bagi yang melanggar akan di beri sanksi sampai dikeluarkan dari sekolah
4.12. Peserta didik dilarang mengaktifkan HP, MP3, MP4, atau perangkat multimedia lainnya selama kegiatan belajar mengajar berlangsung, bagi yang melanggar HP atau perangkat multimedianya akan disita oleh guru yang bersangkutan
4.13. Peserta didik dilarang membawa HP yang berisi gambar atau film porno, bagi yang melanggar HPnya akan diambil dan tidak dikembalikan
4.14. Peserta didik dilarang memalsukan surat ijin orang tua atau wali, bagi yang melanggar akan diberikan sanksi berupa panggilan orang tua
4.15. Peserta didik dilarang merusak anggota badan dengan alasan seni dengan cara di tattoo maupun di tindik (telinga, lidah, hidung), bagi yang melanggar akan diberikan sanksi sampai dikeluarkan dari sekolah
4.16. Peserta didik dilarang membuat dan mengedarkan foto maupun video asusila, ataupun hal-hal yang negatif yang mencemarkan nama baik sekolah, atau mengunduh ke media sosial, youtube/ media player lain melalui brossing internet, bagi yang melanggar akan diberikan sanksi sampai dikeluarkan dari sekolah
4.17. Peserta didik dilarang menikah selama pendidikan atau berbuat aib kepada orang lain serta melakukan tindakan yang dapat mencemarkan nama baik sekolah, bagi yang melanggar akan diberikan sanksi sampai dikeluarkan dari sekolah

5. PENUTUP
5.1. Peserta didik yang tidak masuk sekolah tanpa keterangan selama 12 hari berturut-turut atau 24 hari dalam satu tahun secara otomatis dianggap mengundurkan diri dari SMK PGRI 20 Jakarta, walaupun surat keterangan keluar belum diterima oleh orangtua/wali
5.2. Jika dalam satu tahun jumlah Komulatif Ketidakhadiran (sakit, ijin dan alpha) lebih dari 24 hari, maka orangtua/wali dipanggil kesekolah untuk pemberitahuan tentang Kriteria Kenaikan Kelas yang berlaku di sekolah
5.3. Bagi orangtua/wali peserta didik yang mendapatkan panggilan dari sekolah untuk koordinasi mengenai permasalahan/kemajuan belajar putranya harap hadir sesuai waktu yang tercantum dalam surat panggilan
5.4. Tata tertib ini setiap tahun akan dievaluasi dan direvisi demi kesempurnaan
5.5. Segala sesuatu yang belum tercantum dalam ketentuan ini akan diatur kemudian oleh manajemen sekolah.

Jakarta, 1 Juli 2016
Kepala Sekolah

 

CICUK PUJO HARYANTO, S.Pd

  •